Monday, 19 August 2013

M0vie : AADC


perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karna cinta
digenangi air racun jingga adalah wajahmu
seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan

ada apa dengannya
meninggalkan hati untuk dicaci
lalu sekali ini aku melihat karya surga
dari mata seorang hawa

ada apa dengan cinta
tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya.
bukan untuknya, bukan untuk siapa
tapi untukku

karena aku ingin kamu, itu saja.

Hola. Selamat Hari Raya Aidilfitri :-)
Alhamdulillah syukur di seluruh pelusuk dunia meraikan syawal dalam suasana paling damai.
Bila tiba hari raya, stesen2 TV di Malaysia ataupun Saudi Arabia pastinya menyajikan rancangan2 dan program2 menarik buat tatapan seisi keluarga juga seisi tetamu.
Semalam (Ahad) cZ rasa 1Malaysia menonton buat kali ke-100 atau ke-seribu filem Indonesia - 

Sweet sangat lah citer tersebut walau ia telah 10 tahun berlalu :D
AADC memperkenalkan cZ dengan Melly Goeslow - lagu-lagu-Melly-Goeslow.
AADC membuatkan kami (cZ & niece-FalynaLeong) hunting pasar malam se-Cheras untuk mencari baju yang Cinta pakai utk 1st date dgn Rangga.
AADC buat kami plan nak namakan anak2 kami - Cinta (daughter) & Rangga (son). Tapi hampeh, sorang pong tak choose nama2 tersebut masa masing2 beranak :P
AADC mengajar kami erti persahabatan yg abadi dan berkorban apa saja demi cinta sejati. Wahhh.
AADC juga mengimbau kenangan puppy loves  (masing2 teringin nak ber-boyfren yg puitis dan belajar main gitar macam Cinta) dan kehidupan di Politeknik Kuching :)


Selamat Hari Raya Aidilfitri 1434 H

Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku

Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci

Aku ingin bingar,
Aku mau di pasar
Bosan Aku dengan penat,
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika Ku sendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh,
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih,
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera

Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?
enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
bosan aku dengan penat

No comments:

Post a Comment